Tahu Kupat, hmmm…Nyamm…

By ndokceplok

tahu kupat

Hari kamis, yang biasanya saya mejalankan ritual rutin puasa senin-kamis, tanggal  6 September 2007 kali ini sedang tidak berpuasa. Karena kondisi badan yang mulai merenta, halah! dan tanggung jawab yang sedang meningkat. Waktu ntu jadwal presentasi FGD di magelang. Perjalanan lumayan lama hingga pantat kerasa anget gara-gara duduk melulu.
Berbekal sarapan bubur ayam di depan kantor gelap (hihihi…) perut sudah merasa terganjal. Namun, semakin berat ketika telah sampai magelang. Masuk ke komplek perkantoran Bakorwil II Jawa Tengah terlihat gerobak yang terdorong lelaki yang masih segar karena pagi. Ku baca tulisaannya, “TAHU KUPAT”. Inget dulu ibu pernah bikin dan saat pertama kali mencicipi di desaku Pacitan.
Akhirnya, setelah administrasi beres dan menunggu waktu untuk action, agar perut ndak keroncongan pas presentasi, disepakati untuk jalan-jalan keliling alun-alun magelang. Terinspirasi penjual Tahu Kupat mangka berhentilah didepan warung Tahu Kupat.
“Fiyuh, banyak amir kupatnya!!!”. Bergerombol di tiap ujung. Kupat yang kecil tapi segar (liat fotonya). “Silakan”, sambut kedua penjual, yang satu sedang menghaluskan lombok dipiring (ngulek) yang atu lagi sedang menggiris kupatnya disambi menggoreng tahu dengan kompor arang. Serba tradisional, makanya rasanya pun masih aseli dan segar.
“Pedas, sedang atau biasa?” tawar salah satu penjual. Saya memilih sedang saja, takut perut mules dan sakit pas presentasi nanti.
Tak lama, seporsi tahu kupat telah bertengger di meja tampat dudukku. Langsung saja….Srruuupuutt…Sedikit kuah merah bercampur kecap dalam siraman tahu kupatnya. Hhmm…. enak betul… Langsung saja lhap-lheb…sampai badan berkeringat. Memang masakan tradisional ndak kalah enaknya dengan masakan tempo kini.
Tak disengaja melirik keluar, mobil marcedes benz parkir juga di depan warung. Wuih! Ternyata ndak hanya orang kampungan seperti saya yang doyan tahu kupat. Orang kaya nan rupawan pun turun dari mobil dan memesan tahu kupat nya. Sayang ndak deket saya waktu itu, sapa tau bisa berkenalan dan sedikit berbagi pengalaman tentang tahu kupat…
Sudah tersimpan dalam memory, ketika nanti jalan-jalan ke magelang, mulut ini akan menyempatkan untuk mengulum kenikmatan tahu kupat. Atau malahan mengajak hati untuk berpulang ke desa (mudik) untuk sekadar beromantika dengan segarnya tahu kupat.
Bagi temen-temen yang ingin mencicipi, silakah lho, tapi bayar ndiri-ndiri yah…hihihi…. Sudah ah, perut mual, mungkin tahu kupatnya mo keluar, halah! berakhir jorok….!!! MAAP….. just kidding.

One Response to “Tahu Kupat, hmmm…Nyamm…”

  1. infogue Says:

    Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://kuliner.infogue.com/tahu_kupat_hmmmnyamm

Leave a Reply