Archive for June, 2007

Emang sulit lawan napsu…

June 29, 2007

Huh, hari ini jumat… Pagi bangun dan langsung konek ke internet, eh ada teman Online. Langsung aja sabet, jarang ketemu sih.
Langsung to the point…

Jam 11.00 bangun dan langsung mandi. Trus ke tempat kerjaan sambilan dan ketemu ma temen-temen. Baru dateng dan langsung sajah motorku dipinjem. Inget sholat jumatan dan ndak lupa ingetin yang pinjem agar buruan balik. Ndak jelas sandal pun juga dibawa pergi.
Ngepas jam 12.00 theng, kok belum pulang-pulang. Eh di telpon ternyata malah makan. Emang nya aku udah makan dari pagi… Tung tung tung tung…
Udah gitu ndak buruan balik. Kunci motor dibawak semua ndak ada transport lagi. Pa lagi sandal. Udah itu langsung ajah mutung dan mengambil langkah seribu ke masjid terdekat. Alhamdulillah masih ceramah, tapi lahan buat sujud sudah ndak ada. Berdesakan langkah utama. Akhirnya bisa juga dapet tempat.
Yang jadi pikiran, apa teman-teman ndak bisa tanggung jawab yah? Kok dengan ndak berat hati dan tanggungan bisa enak gitu. Huh, emang jengkel nih hari… udah ah dari pada dosa…sekian…

Kepercayaan itu…

June 28, 2007

Jaman yang semakin modern dan penuh intrik, mengajak manusia untuk berpikir amburadul. Berpikir simpel untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Apakah ini yang merusak jiwa dan pikiran manusia?
Jaman yang semakin modern dan penuh intrik, mengajak manusia untuk berpikir amburadul. Berpikir simpel untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Apakah ini yang merusak jiwa dan pikiran manusia?
Kebobrokan moral sangat tidak dapat ditolerir, hingga berujung pada pengkhianatan. Kepercayaan yang bersumber murni dari hati manusia kini semakin memudar. Seiring jalan yang kian bergelombang dan penuh dengan kerikil tajam. Manusia semakin berani untuk mengkhianati kepercayaan. Padahal sulit untuk merangkai dan membangun kepercayaan antar manusia. Mulai dari pemimpin membodohi anak buahnya, hingga anak buah yang tidak nurut pada pemimpin. Semua kian merajalela…
Tak khayal hingga pada ketidakpercayaan pada Alloh, dengan tidak menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Banyak sekali manusia yang mengacuhkan Sang Kuasa Alam. Tidak takut sama sekali. Lebih baik menyenangkan diri sendiri pada dunia yang notabene hanya sebentar. Berakar dari ketidakpercayaan pada Alloh berlanjut pada pengkhianatan pada sesama manusia yang berujung pada kerusakan lingkungan.
Sungguh bagiku, kepercayaan adalah modal. Dimana kita mengenal dan merangkai jaringan persahabatan hingga jaringan pekerjaan. Kepercayaan melebihi uang yang didapat, karena dibalik itu kepercayaan terselip nilai yang bagiku begitu mulia dan luhur. Nilai untuk mencintai, menghargai, meluangkan waktu, memberi, mengasihi, hingga pada mempercayai.
Kapan lagi manusia bisa sadar? kapan lagi kita memperbaiki? hanya hati kita yang bisa menjawadnya….

Celoteh tentang pendidikan

June 28, 2007

Mulai dari kecil kita telah mendapatkan pendidikan. Saat membuka mata pendidikan kasih dan sayang orang tua bisa kita rasakan hingga sampai detik ini. Semakin kita tumbuh, pendidikan semakin tinggi dan luas. Namun apakah kita sadar bahwa pendidikan dapat mempengaruhi kita jika kita tidak dapat memilah dan memilih?
Mulai dari kecil kita telah mendapatkan pendidikan. Saat membuka mata pendidikan kasih dan sayang orang tua bisa kita rasakan hingga sampai detik ini. Semakin kita tumbuh, pendidikan semakin tinggi dan luas. Namun apakah kita sadar bahwa pendidikan dapat mempengaruhi kita jika kita tidak dapat memilah dan memilih?
Saat kita duduk di bangku taman kanak-kanak kita mendapat pelajaran dengan cara bermain. Hingga kita dapat tertawa, diam, senyum, teriak bahkan menangis. Pelajaran mengajarkan moral sebagai anak kecil. Agar kelak dewasa memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Tak jauh beda beberapa awal tahun kita duduk di bangku sekolah dasar. Pendidikan moral dan mulai ke ilmiah.
Namun, kurikulum pendidikan Indonesia memiliki tujuan untuk mengajarkan masyarakat Indonesia dari usia dini tentang dasar yang menjadi landasarn atau yang dianggap benar oleh Indonesia. Kita tidak dapat berpikir leluasa mengenai sebuah sistem atau konsep lain. Pernahkah kita merasa bahwa selain dasar negara Indonesia itu salah bahkan hingga membenci? Sebuah pandangan bagaimana anggapan kita antara Pancasila dan Komunisme? Tentunya kita menganggap pancasila yang baik dan langsung menganggap komunisme adalah ajaran salah. Ajaran yang tidak bertuhan dan salah. Namun apakah dalam kehidupan nyata kita menemukan mana yang benar?
Tidak hanya pada saat kita dalam usia dini atau muda. Ketika kita berusia dewasa pun doktrinasi terhadap pemikiran kita masih saja ada. Pikiran kita tidak dapat bebas dan mencoba menemukan teori dan konsep pikir lain yang relatif benar. Relatif dalam arti menurut pemikiran masing-masing. Kita tidak dapat memaksakan kehendak pada tiap manusia. Kerangkeng yang membelenggu pemikiran masyarakat Indonesia menjadikan tidak ada perkembangan. Hanya ini dan ini saja.
Belajar tidak hanya dalam ruang lingkup bangku sekolah. Belajar adalah proses mengerti alam dan lingkungan. Tidak hanya teori dari balik buku. Penemuan dan penemuan harus menjadi dasar berpikir. Menjadikan masyarakat mulai dari tidak tahu menuju proses tahu dan mengerti.
Mulai kapan kita akan bebas? dengan konsep pendidikan yang masih saja seperti saat ini? Ketidakupdatean teori oleh pendidik, kepasifan pikiran oleh siswa didik, dan keterbatasan fasilitas oleh negara. Kapan Indonesia berubah? berubah dari pendidikan yang merupakan landasan?

What happen with my mind?

June 28, 2007

Sekarang saat berpikir tentang kehidupan. Kini mencoba berdiri pada posisi di luar batas kewajaran. Namun masih dalam lingkup kewajaran. Perut terasa melilit lapar, kerongkongan kering kehausan, pikiran mulai gundah dan gelisah, otot leherpun mulai tegang hingga terasa pusing dan berkunang-kunang. Jemari tak kalah dalam perannya, mulai bergetar dan terasa kesemutan, sedikit saja mengangkat HP sudah tak kuat. Bibir kering meretak, dan nafas mulai tidak teratur.
Dalam keadaanku, mencoba berpikir tentang pikiran. Bagaimana hidup ini? Bagaimana kesalahan dan kebenaran ini? I try to wake up my mind, my emotion, my fear, my love, freedom, and my dreams. Semua pikir terangkai satu mencoba berhubungan dengan kewajaran. Penghargaan, penghormatan, penerimaan sisi positif yang mencoba melingkupi, kemunafikan, ketidakpercayaan, kemurkaan, kekuasaan, kekerasan sisi negatif mencoba menerobos masuk. Keadaan goyah jiwa dan raga ingin mencoba berontak namun terasa tak kuat. Tiada daya dan upaya. Tenaga habis, kondisi tubuhpun sulit bergerak. Di saat ini, hanya kekuatan iman dan pikiran berperan di dalamnya. Mencoba bangkit dan menemukan jati diri. Aku ini siapa? Kenapa aku ini? Untuk apa begini? hingga What happen with my mind?

Kesalahan yang telah dilakukan satu per satu diakui, keterbatasan berderet berbaris menghampiri, jiwa sosial memaafkan, penghargaan kemanusiaan, dan kepercayaan mulai datang. Namun dalam konteks pikiranku. Persepsiku yang mungkin berbeda dengan yang lain. This is my life, this is my choices…
Benarkah jika aku membatasi orang lain? Benarkah jika kita dibatasi orang lain? Ekspressi masing-masing diri? Apakah kebenaran itu? Manakah yang benar? Mencoba menerbangkan pikiran mencari kebebasan… mencoba berlari dari gundah, gelisah, takut, dan ancaman…inikah hidup? Mengapa ini terjadi? Karena nafsu manusia? Karena tidak ada saling menerima? Kapan kebebasan manusia ada? Kebebasan fikir? Hingga menemukan kebenaran sejati?
Sidartha membebaskan diri dengan berdiam diri dan menyepi, Anak kecil membebaskan diri dengan bermain, Seniman membebaskan diri dengan menggambar, menulis, merangkai kata, menari, atau diam. Banyak cara orang untuk dapat membebaskan diri. Berteriak, menangis menitihkan air mata, diam, tertawa, menghela nafas, tidur, makan dan minum hingga pergi menjauhi keramaian.
Kemanakah kebebasan? Mengapa manusia tidak bisa bebas? Bebas tidak mengganggu?
Pertanyaan yang muncul dalam kehidupan. Bagiku, Aku akan membiarkan orang memilih apa yang mereka percayai, namun aku juga berkewajiban memberi sedikit kebenaran yang aku yakini, tanpa ada paksaan…

Menyapa saat login Apple Macintosh

June 24, 2007

Hehehe… ndak ada kerjaan ngutak utik sopwer Flash aja di ibook. And kok kepikiran buat pariasi login iBook. Logikanya jika ada program diset di system preference di kolom login item, mangka secara otomatis akan di load. Jadi di Flash ntu ada fasilitas buat aplikasinya, sekalian bisa diset langsung quit sendiri. Namanya publish. Layaknya file .exe di Windows.

Mangka carik suara dan bikin aplikasinya lewat flash. Setelah di publish dengan created macintosh projector maka ntu file bisa diload langsung. Di timeline flash, bagian terakhir kasih script fscommand:Quit. jadinya setelah selesai ntu musiknye langsung nutup dewek.

Seting load pas login ada di setting preference>account>login item. nah disitu masukin aja file tadi (inget2 lokasi nyimpennya) dengan klik tombol panah, and jangan lupa dicek hide biar ndak muncul, yg muncul cumak suaranya aja.

Rincianne:

1. Siapin sopwer flash ne (kalo mo buat animasi juga oleh)
2. Siapin Tone atu musik kesukaannye
3. Mulai mengerjakan….
4. Buat file flash, setting backgroundnya 1X1 piksel, biar kecil (tapi kalo mo kasih visual bisa)
5. Import ke librari ato dapat langsung ke scene di flash file tone diatas
6. Pada timeline sorot pada time lagu terakhir dan beri keyframe. kasih script fscommand=quit
7. File>publish setting (cek kotak pada macinthos projectornye) yang lain hilangkan ndak papa
8. Publish
9. Buka sistem preference>account>tab login items (nah pencet tombol panah buat nambahi aplikasi yang diload pas login) aplikasi macontosh projector dari flash ntu loh
10. Kelar dah, bisa direstart….

Contoh file ne:

1. Bunyi assalamualaikum

2. Bunyi Lagu inkubus Drive

3. Bunyi lagu ne sopo mbuh Judule Do It (du-it)

Asik,iBook bisa ucap “Assalamualaikum” pas login….

Mac.web.id, Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia

June 24, 2007

Tak asing lagi bagi masyarakat penikmat teknologi saat mendengar Apple Macintosh. Komputer yang menggunakan sistem operasi Macintosh ini erat dengan para desain grafis. Namun, sekarang bukan hanya penggemar desain saja yang tergiur dengan kelebihan yang ditawarkan komputer ini. Mulai dari siswa pelajar, dosen, fotografer, dan masyarakat awam pun mulai melirik mesin-mesin pintar keluaran Apple ini.

MWI

Menurut sejarahnya, sebagai kaum minoritas yang memiliki keterbatasan informasi mengenai Apple Macintosh terutama di Yogyakarta, beberapa pengguna Mac berkumpul dan merencanakan pembentukan suatu komunitas kecil yang diharapkan mampu menjadi wadah berbagi informasi, jual-beli produk, hingga tips perbaikan hardware ataupun software. Maka pada tanggal 24 Mei 2006, dibentuklah komunitas pengguna Apple Macintosh Yogyakarta yang pada saat itu bernama MacInDjokdja dengan acara ala-kadarnya dan dihadiri pengguna Mac yang antusias.

Dalam perjalanannya, ternyata situs komunitas MacInDjokdja banyak menerima anggota dari luar Jogja. Sehingga tercetus keinginan untuk membangun komunitas yang lebih luas, lebih tertata, dan tentunya memiliki agenda kegiatan rutin. Maka MacInDjokdja berganti nama menjadi Mac.web.id (MWI). Jumlah anggota yang mendaftar setiap hari kian bertambah, seiring diakuinya Mac.web.id sebagai Apple Usergroup untuk regional Indonesia oleh Apple, melengkapi dua komunitas yang hadir lebih dulu di Jakarta yaitu id-mac.org dan id-apple.com.

Genap setahun berdiri, Mac.web.id telah memiliki 1.850 lebih anggota yang tersebar di Indonesia dan akan terus bertambah seiring kebutuhan teknologi informasi (IT) yang mudah, praktis, elegan, handal, dan bebas virus. Tak lain karena Apple Mac OS X mampu mewujudkan sistem operasi yang lengkap dibalut dengan interface yang sangat mudah digunakan, bahkan oleh pemula sekalipun.

Ternyata anggota Mac.web.id terdiri dari individu dengan beragam profesi. Mulai dari siswa sekolah, mahasiswa, dosen, desainer, grafika, fotografer, broadcaster, dokter, dan manager. Tidak hanya orang-orang yang memiliki piranti Macintosh saja yang bergabung, melainkan orang yang tertarik dengan dunia Macintosh ikut ambil bagian.

Sebagai komunitas pengguna Apple Machintosh utama di Indonesia yang memiliki visi mengedepankan semangat kebersamaan, maka semua anggota dapat berbaur dan menyatu. Sesuai dengan tagline Apple “Think Different”, maka Mac.web.id benar-benar menawarkan arti sebuah komunitas komputer yang berbeda.

Tidak hanya aktifitas Online saja yang mereka lakukan. Tak luput kegiatan offline pun diadakan. Melalui kegiatan offline tersebut, semua anggota dapat bertemu secara langsung. Bukan hanya bisa menyapa lewat internet.

Rendezvous adalah salah satu event offline bulanan yang diselenggarakan Mac.web.id. Acara ini memiliki tujuan sebagai pusat pembelajaran dan berbagi informasi untuk semua pengguna Apple Macintosh. Acara ini digelar di masing-masing kota yang terdaftar dalam regional yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Denpasar.

Selain kegiatan yang berhubungan dengan dunia teknologi, MWI juga mengadakan kegiatan lain. Mac Camp yang bertema outbound merupakan ajang untuk menjalin kekompakan antar anggota. Beragam acara outbond juga dilakukan. Mulai dari olahraga, paintball, hingga camping. Menyadari bahwa mereka yang bekerja menggunakan komputer dalam kesehariannya memiliki kesulitan dalam membagi waktu untuk berolahraga, maka kegiatan Mac Camp ini sangat disambut antusias oleh anggota Mac.web.id dari berbagai usia.

Tema cinta lingkungan tak luput diusung MWI dalam wadah acara bertajuk iGreen. Kegiatan ini menekankan akan pentingnya penghijauan dan upaya mengurangi polusi. Adapun rencana jangka panjang dari iGreen adalah sebagai mediator kepada masyarakat tentang penghijauan dengan cara mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon bersama, bersepeda bersama, dan kegiatan lain yang bertujuan untuk melestarikan alam. Sehingga dapat tercipta kemajuan teknologi yang berwawasan lingkungan.

Agus Suryono
Pecandu Rokok

(data dari Tuanku Emol)

(Terbit Suara Merdeka. 24 Juni 2007, Edisi Minggu Rubrik Konek)

Wah…wah…hari ini kerja banyak banget

June 22, 2007

Fiyuh, kok begini nih hare. Jadi males je. Soalnye kok kerjaan numpuk n banyak banget. Memang sih jadi buruh bukan pengusaha ngetop kayak Nurdin M Top…hihih… denger ndak ya Beliau….

pusingRencana sih, abis pulang langsung ngedep kompi lagi n CS an. Dar dor der and may be win or die…

Kikiki…. emang hidup ada menang dan kalahnye. Jadi ndak jauh beda antara hidup dengan ngegame. Eleh-eleh, memang sekarang tambah tanggung jawab tambah mumet setengah matih. Mau ndak mau harus dijalanin. Orang yang ndak kerja, bingung. Orang udah kerja juga bingung. Orang banyak duit mesti juga bingung apa lagi ndak punya duit. Memang bingung membingungkan dan milih memilihi. Saat ini jadi pilihan, udah dipilih besok jadi pilihan lagi donk.

Kok jadi muter-muter kayak bianglala begini…. Maklum emang sutress….

Sekian dah…. Muah!!!

Muka jadi kartun

June 21, 2007

Hmm… banyak mungkin yang udah pade nyobak pake sopwer desain. Ada photoshop, illustrator, freehand, corel draw, banyak lah apapun ntu. Nih cubak bikin wajah kita jadi kartun. Mulai dari saya yang serinye pake macromedia freehand. Ini tampangnya jadi yak gini nih….

aku je

Hihi, kok jadi suerem… wuekekeke….

Wah, mudah banget pairing blutut ma ibook

June 19, 2007

Internet udah jadi kebutuhan manusia (masok siii…??) Mulai dari browsing, chatting, kirim-kiriman surat cinta via elektronik mail, buat diare virtual yang kagak ada habisnya, hingga pada belajar hacker-hackeran…(ih jahat! ya ampyuuu…n). Mangkenye detik demi detik di hari-hari kalo ndak nyenthil internet merasa kurang, tangan geringgingan (eh kegajahan) karena hati menyeruak ingin melihat dunia maya. Seakan dunia realita berpindah ke virtual.

Dimanapun sekarang udah dapat mengakses internet. Di kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu hingga kutub utara pokoknya yang ada jaringannya (yo mesti!). Salah satu cara ialah memanfaatkan HP sebagai modem dengan koneksi baik blutut atau infrared, bahkan ada juga kabel data DKU yang cepet panas ntu hihi… (ketahuan kalo ndak asli).

Kalo dipikir susah juga yah, ternyata ndak susah sama sekali. Pas pairing HP ma ibook ndak lebih dari 10 menit internet udah digenggaman tangan yang murka dan membara. Tinggal copy script dari sini nih tinggal masukin ke modem script dan pairing menurut petunjuknyah langsung deh bisa konak eh konek.

Lain halnya pas saya cobak pairing HP ma windows, biyuh…biyuuu…hh angel bangget. Udah ntu kudu instal modem, atur ini, itu sono, sini, tanyak tetangga, RT, RW, hingga kelurahan… (hihi….:))

Lha gimana lagi emang begono… Dilihat dari budget yang ada, ternyata murah juga koneksi lewat HP. Tapi kok banyak yang pengin gratis juga yah??? seperti aku..hihi… Udah gitu ada aksi maksiat dengan manfaat maksimal, hehe… carik-carik dah celah-celah sutra…

Emang mac ntu ndak susah, kalo dipelajari dan dimengerti, bisa dah langsung menggunakan. Salah proses, rusak sopwernya tinggal format aja, halah! Udah deh, udah mulai ngaco…

Merasakan nikmatnya Machintosh

June 19, 2007

Assalamualaikum Wr Wb

Huh, nikmatnya merasakan polah tingkah machintosh. Wuz…. benar-benar cepet dan bisa diajak kompromi dalam bekerja. Disaat ada ide menelusup di pikiran, langsung buka ibook di atas meja, cling… layar sudah membuka dan langsung bisa dinikmati kemulusan ibook yang beroperating sistem machintosh tersebut. Tiger 10.4.0 yang baru saja sayah downgrade karena airportnya ndak bisa maksimal kencengnya.

Selain itu, ketertarikan desain yang elegan tapi simpel. Putih dengan logo bersinar berbentuk Apple kroak ditengahnya. Mulanya berwarna putih namun sekarang sudah masak dan warnanya jadi Pink dan daunnya biru. Hasil rekayasa genetika yang mpunya dengan membuka baju si ibook dan diobok-obok.Nampak cantik emang, sampai-sampai orang lewat melirik. Entah melirik ibook ato nyang punya, hihi (kok jadi GR begono!!) ;)

lha gimana lagi, emang ntu ibook dibawak kemana-mana. Pas ada gawe, langsung eksekusi ditempat, ditemani ibook yang manis. Walau emang versi lama alias kuno tapi masih setia dengan mengeluarkan tenaga dan spiritnya yang tinggi buat ku.

Huh! memang top markotop….

Terima kasih buat Allah, karena telah menitipkan ibook untuk ku gunakan, Terima kasih buat My Parents, karena udah merelakan waktuku yang terbuang hanya untuk bersama ibook, hihi…malem minggu khusus buat keluarga. Keluarga dirumah dan keluarga lainnya. Thanks for my brother karena udah ngeledek terus dan lihat ndiri jadi pengin kan sekarang dianya… hehehe…. thanks juga buat kawan2 atas informasi dan pelajarannya tentang mac ini….

udah ah… kerja dulu… CU

Wass…